Gunung Marapi Menyemburkan Asap, 13 Pendaki Tidak Diketahui Keberadaannya

270

Palanta Minang — Gunung Marapi kembali menyemburkan asapnya pada Minggu (4/6) siang. Sebagian para pendaki yang berada di puncak menyelamatkan diri turun ke bawah. Namun, informasinya yang beredar masih terdapat 13 pendaki lain yang belum diketahui keberadaannya.

Salah seorang pendaki melalui akun media sosialnya Randytangkank27 mengatakan, empat orang pendaki asal Bukittinggi dan Padang Panjang berhasil selamat. Sementara 13 pendaki dari Pekanbaru belum diketahui keberadaannya dan masih dalam proses pencarian.

“Marapi batuak 4 kali. Kami rombongan Bukittinggi beranggotakan 2 orang dan teman dari Padang Panjang 2 orang. Yang masih terjebak 13 orang dari Pekanbaru, sekarang dalam proses pencarian. Mudah-mudahan mereka selamat dan cepat ditemukan,” tulisnya dalam akun tersebut.

Dalam komentarnya, randytangkank27  menjelaskan saat Gunung Marapi menyemburkan asap ia sedang tertidur di dalam tenda. Ia dibangunkan oleh temannya untuk segera turun.

Sementara data dari BNPB, letusan pertama terjadi pukul 10:01 WIB, kolom abu tebal dengan tekanan sedang mengepul mencapai ketinggian 300 meter. Letusan kedua pada pukul 10:22 WIB mencapai ketinggian 700 meter dari puncak. Tidak terdengar suara gemuruh dan dentuman dari Pos Marapi di Kota Bukittinggi yang berjarak 14 km di barat laut puncak.(h/rvo)

Editor: Rivo Septi Andries

Sumber: Harianhaluan.com

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY