Gubernur Sumbar Buka Konferensi Internasional yang Digelar oleh ITP

280

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi, M.Sc menjadi narasumber dalam konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Padang (ITP).

International Conference on Technology, Innovation and Society (ICTIS) 2016 dengan tema “Hight and Smart Technologies for Future Society” itu diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara Padang pada Rabu (20/07/2016).

Konferensi Internasional yang dilaksanakan 20 s/d 21 Juli 2016 ini dibuka oleh Direktur Pembelajaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP.

Turut hadir Prof. Peter Van der Sijde dari Vriye Universitied Amsterdam, Belanda. Ketua (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) Kopertis Wilayah X Prof. Drs. Ganefri, MT, Ph.D, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP) Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd, Rektor ITP Ir. Hendri Nofrianto, MT, dan para delegasi dari 9 negara yakni Malaysia, Taiwan, Jepang, China, Belanda, Spanyol, Amerika Serikat, dan Denmark.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengapresiasi adanya kegiatan Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh ITP. Materi yang disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat adalah tentang potensi sumber energy yang terdapat di Sumatera Barat.

“Sumatera Barat merupakan lumbung energy hijau, hal ini membuat banyak potensi energy terbarukan, seperti PLTA Maninjau, PLTA Singkarak. Selain itu terdapat potensi lebih dari 500 titik yang dapat dijadikan PLTA. Untuk potensi Geothermal/ panas bumi terdapat 16 titik karena ada 6 sunung api yang aktif, dan dengan potensi energy yang diperoleh mencapai 6000 MegaWatt,” ucap Irwan Prayitno.

Tahun 2016 ini energy geothermal di Kabupaten Solok Selatan telah dapat diperoleh manfaatnya, menyusul dalam proses di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Solok.

Gubernur Sumatera Barat mengatakan saat ini sedang dikembangkan pemanfaatan energy sampah, dimana 2 TPS di Sumatera Barat telah mulai didekati oleh investor yakni di Kota Padang dan Kota Payakumbuh. Dan terakhir pemanfaatan energy matahari di Kabupaten Kepulawan Mentawai.

“Tentunya pemanfaatan sumber energy ini tidak terlepas dari pemanfaatan tekhnologi. Oleh sebab itu mari ITP bermitra dengan pemerintah Sumatera Barat guna menghasilkan tekhnologi ataupun rujukan untuk perkembangan Sumatera Barat,” tambah Irwan Prayitno.

Gubernur Sumatera Barat berharap semoga seminar ini dapat menjadi rujukan dan kita aplikasikan sehingga tekhnologi yang dihasilkan dapat langsung digunakan oleh masyarakat. (hm)

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY