Djarot Siap Bantu Dokter Solok Diduga Korban Persekusi ini Pindah Kerja ke DKI

2885

Palanta Minang – Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Pemprov DKI siap memberikan bantuan perlindungan bagi korban persekusi. Djarot juga bersedia membantu dokter Fiera Lovita, warga Solok, Sumbar, yang diduga diintimidasi, pindah kerja ke DKI.

“Kalau misalnya dia (dokter Fiera) merasa nggak aman, ya ajukan pindah ke DKI,” kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).

Djarot mengaku sudah mengkomunikasikan ide tersebut kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika. Dia ingin dokter Fiera bisa dibantu oleh Pemprov DKI.

“Saya tadi bilang sama Pak Suradika, bantu saja,” ujar Djarot.

Hal ini tentunya akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Kesehatan. “Iya, tetap koordinasi sama BKN dong, sama Kementerian Kesehatan. Its okay, nggak ada masalah,” katanya.

Djarot memang menyoroti kasus persekusi yang menimpa dokter Fiera Lovita. Apabila Fiera masih merasa tidak aman, Djarot menyatakan siap memberikan bantuan, baik berupa safe house maupun bantuan pekerjaan.

“Kantor safe house yang baik di mana? Ya di kantor pemerintah atau di kantor polisi sekalian atau di kantor TNI. Safe house di situ, kan nggak mungkin mereka serbu,” ujar Djarot, Jumat (2/6).

“Kalau perlu termasuk saya bicara sama BKD, itu siapa dokter dari Sumatera barat, Solok ya, ya saya bilang kalau lebih aman di Jakarta ya sudah diterima aja, kita proses kalau dirasa di sini lebih aman,” tuturnya.

Safe house ini bukan hanya diperuntukkan bagi korban persekusi, tapi juga korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (dt/minangkabaunews)

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY