Ancam Wapres dan Menteri, Adian Napitupulu Minta Kelompok Pro Orba Istirahat

124

PALANTAMINANG – Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) mensinyalir ada sejumlah elit dan menteri yang berpotensi mengkhianati Presiden Jokowi. Karenanya, mereka meminta semua pihak yang berada di lingkaran Istana Negara untuk memegang amanat Presiden Jokowi baik-baik.

“Kalau mereka mengkhianati (Jokowi), kita akan mancatat namanya satu per satu. Siapa pun itu,” tegas Sekjen PENA 98, Adian Napitupulu dalam acara Refleksi Gerakan Mahasiswa 98 Melawan Kebangkitan Orde Baru di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017) malam.

Adian mengaku telah mencatat sejumlah menteri yang berpotensi mengkhianati presiden dan pemerintahan yang dipilih secara demokratis oleh rakyat. Termasuk jika pelakunya adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Kalau misalnya kemudian Wakil Presiden juga mau mencoba-coba (khianati Jokowi, red), kita akan mencatat namanya. Dan kami harap, kerakusan-kerakusan untuk berkuasa tidak mengorbankan rakyat kita,” tegas Adian.

Jika ada orang atau kelompok yang pernah menjadi bagian dari Orde Baru ingin kembali berkuasa terhadap republik ini, maka Adian meminta mereka untuk mengurungkan niatnya. Ia menyarankan agar mereka beristirahat dan menyerahkan kepada generasi yang lebih muda untuk memimpin republik ini.

“Berikan kita kepercayaan untuk memperbaiki bangsa yang kalian hancurkan selama 32 tahun. Kalian sudah menghancurkan bangsa ini 32 tahun dan kami tidak mau berjudi menyerahkan bangsa ini kepada kalian,” paparnya

Menjadi Presiden, kata Adian, mungkin menarik buat beberapa orang. Terapi jangan sampai ambisi itu mengorbankan bangsa Indonesia.

“Berkuasa tidak salah di republik ini, yang menjadi persoalan adalah untuk berkuasa mengorbankan banyak orang, bahkan mengorbankan bangsanya sendiri. Saya tidak rela kalau itu terjadi,” pungkasnya.(politiktoday)

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY